Walaupun sekarang lagi musim panas, rasanya ngga papa ya bahas musim dingin. Soalnya musim favorit saya banget. Di mana kalo musim dingin itu, ngga bikin cepat haus dan ngga keringatan. Udara terasa segar dan badan ngga terasa capek. Makanya saya suka banget liburan saat musim dingin.

Karena kita negara tropis, paling banter terasa dingin itu di daerah pegunungan macam Dieng, Malang, atau di puncak gunung. Dan rasanya ngga sampai yang berminus-minus. Beberapa kali saya pergi ke negara luar di saat musim dingin. Suhunya bisa mencapai nol derajat sampai minus sepuluh. Dan persiapan untuk menghalau dinginnya suhu itu luar biasa ribet.

Berdasarkan pengalaman, saya biasanya menyiapkan banyak hal yang saya anggap penting untuk persiapan liburan dingin. Kan maunya liburannya aman, nyaman, dan sehat kan. Yang terakhir itu yang paling penting. Karena pada dasarnya saya ini gampang sekali masuk angin. Jadi persiapannya itu luar biasa, mulai dari pakaian untuk menghalau dingin sampai obat-obatan. Rugi dong, udah jauh-jauh sayanya sakit karena ngga tahan dingin hehehe.

Berasanya sudah kaya mau ke medan perang ya. Tapi beneran, saya mempersiapkan sedetail dan selengkap mungkin dari atas kepala sampai ujung kaki. Bahkan persiapan obat luar dan dalam juga. Tidak hanya itu, persiapan fisik juga saya lakoni loh. Semudah jalan kaki setiap hari minimal satu kilometer untuk tetap menjaga stamina tubuh.

Kalau untuk perlengkapan, berikut list saya yang bisa buat catatan apa saja yang diperlukan. Kebanyakan beli yang murah meriah dan disimpan lagi. Lumayan bisa dipakai beberapa kali lagi atau bisa dipenjemin ke keluarga kalo lagi ada yang butuh.

  1. Bahan wol

Pakaian dan perlengkapan musim dingin itu baiknya berbahan wol supaya tetep hangat. Ada juga sih beberapa yang dari bahan bulu angsa atau kulit, tapi mahal-mahal hehehe. Yang paling sesuai dengan kantong tentunya yang berbahan wol.

Selain murah juga ampuh banget ngusir dingin. Perlengkapan bahan wol itu yang saya siapkan antara lain topi kupluk, sarung tangan, syal, dan sweater. Walaupun kadang sudah pakai pashmina yang tebal tapi tetap perlu topi dan syal untuk melawan angin.

  1. Pakaian

Untuk pakaian sendiri, sebetulnya standar banget. Biasanya memakai 2 sampai tiga lapis baru dilapisi sweater di luarnya. Kalau mau lebih enak lagi, siapkan long john. Semacam baju ketat berbahan agak panas yang melekat di kulit. Jadi hanya perlu satu atau dua lapis baju saja. Baru luarnya memakai coat atau jaket.

Oia untuk baju, sebaiknya ngga usah bawa terlalu banyak. Bakalan jarang nyuci karena bajunya kan di dalam coat. Dan biasanya saya juga cuma bawa satu coat dan satu jaket aja. Cuek aja deh kalo dibilang ngga pernah ganti baju hihihi.

  1. Sepatu

Yang tidak kalah penting juga sepatu. Kalau musim dingin yang bersalju, pastikan memakai sepatu yang tidak licin. Saya lebih menyarankan memakai sepatu boots yang di atas mata kaki dan berkaos kaki tebal. Sumpah ya, klo cuaca sedang dingin-dinginnya, itu udara yang masuk lewat kaki bisa nyampe ke ubun-ubun loh dinginnya.

liburan-jepang-3

  1. Kosmetik

Bukan buat dandan, bukan loh. Ini supaya tangan, muka, dan kaki ngga ikut kering karena cuaca dingin. Jadi menyiapkan kosmetik itu wajib banget. Yang harus dibawa itu adalah pelembab wajah, hand body lotion, hand cream, dan lip balm. Kalau mau bawa peralatan lenong juga boleh kok hehehe, yah minimal pensil alis kan 😀

  1. Obat-obatan

Kalau ngga ada obat-obatan, segala hal yang disiapkan bakalan percuma banget. Ya iyalah, udah capek-capek siapin ternyata sampai sana sakit kan percuma juga hehehe. Obat yang saya bawa yang umum banget. Mulai dari plester, obat penahan rasa sakit, minyak angin, sampe Tolak Angin Sidomuncul.

tolak-angin

Tolak Angin Sidomuncul ini ngga hanya saya bawa aja loh. Saking takutnya kena masuk angin, sebelum pergi itu saya rutin minum setiap hari satu sachet. Maklum deh, kalau musim dingin itu artinya di Jakarta musim hujan. Kehujanan sana sini, bikin saya khawatir ngga bakalan bisa fit.

Alasan lainnya adalah karena Tolak Angin obat herbal terstandar yang diproduksi secara modern dan higienis. Jadi saya sih percaya banget kalau minum teratur sebelum dan saat musim dingin, bakalan bisa menghalau angin dingin. Jadinya liburan bisa nyaman.

  1. Persiapan Fisik

Walaupun kelihatannya remeh tapi menjaga badan tetap dalam stamina yang baik itu penting. Dalam cuaca dingin, napas jadi akan lebih pendek karena udaranya tipis sekali. Apalagi kalau dalam kondisi jalanan yang menanjak, pasti akan cepat lelah kalau tidak punya stamina yang prima.

Persiapan fisik ini, saya lakukan yang sederhana namun cukup efektif. Seperti naik sepeda keliling komplek, berusaha turun jauh dari angkot jadi bisa jalan lebih lama, atau lari-lari kecil tiap seminggu sekali. Ngga perlu yang harus ke gym atau olah raga yang berat-berat.

Kalau persiapannya udah oke, pastinya siap tempur dong menghadapi musim dingin hehehe. Saya sih percaya, kalau persiapan adalah setengah dari kesuksesan. Begitu juga dengan setiap perjalanan. Percaya deh, ngga ada yang sia-sia kalau kita selalu menyiapkan apapun dengan baik.