Kalo pada tergila-gila sama kegantengan Lee Min Ho di The Heirs, saya lagi keranjingan sama idola yang lama ngga muncul si So Ji Sub setelah keluar dari wamilnya. Terakhir kali nonton dramanya Memories of Bali yang udah lamaaa bangett kayaknya hehehe (tahun 2005 kalo ngga salah). Drama Master’s Sun ini tayang sebelum drama The Heirs diputar dan teman travel Korea saya (anak kuliahan yang bernama Shinta) selalu menyebut drama ini. Pas pulang, akhirnya iseng nyoba nonton dan ketagihan hahaha.

Drama ini genrenya cukup unik yaitu Horror Romantic, karena memang jarang sekali ada di serial. Ada banyak suguhan penampakan hantu yang menyeramkan dan menakutkan. Setiap episodenya selalu disuguhkan misteri unik dan menarik yang selalu berhubungan dengan dua pemain utamanya. Setiap misteri hantu selalu dapat dipecahkan karena memang hantu tersebut datang untuk meminta pertolongan atau menyampaikan pesan yang belum sempat disampaikan. Hantunya pun bermacam-macam. Mulai dari hantu anak sekolah, hantu nenek, hantu yang sepatunya hilang sebelah, hantu anjing yang suka sama lagu wonder girls nobody, sampe hantu seorang presiden direktur yang waria.

Promotional-poster-for-Masters-Sun

Kisah seru ini lumayan pendek episodenya yaitu 17 walaupun katanya sudah diperpanjang satu episode. Dan pastinya ratingnya tinggi, secara di Korea sana banyak sekali drama yang tayang di prime time dan semuanya bagus-bagus. Drama ini ditulis oleh Hong Sister. Buat yang bingung, Hong Sister ini yang menulis drama Sassy Girl Chun Hyang hehehe. Pasti masih pada inget dan langsung menerawang si ganteng Jae Hee (Lee Mong-ryong).

Yang pasti, pemainnya bukan anak-anak muda seger ala The Heirs. Tapi mature-mature yang karakternya berusia tiga puluhan. Walaupun bukan cinta ala anak muda, tapi tetep bikin membekas dihati kaya cinta pertama hehehe. Ini nih yang cocok buat saya, karena kalau nonton drama anak muda, duh berasa tuwir :-P.

SINOPSIS

Master’s sun ini bercerita tentang seorang cewek bernama Tae Kong Sil (Sun) yang memiliki indera keenam untuk melihat hantu dan berbicara dengan mereka. Iya hantu, hiii syeremmm. Yang anehnya, kemampuan ini didapat saat dia mengalami siuman dari mati suri selama tiga tahun. Semenjak itu, hidupnya selalu diliputi dengan ketakutan karena hantu-hantu berdatangan dan suka muncul tiba-tiba untuk meminta bantuannya. Sesuai dengan namanya, hantu ini bukannya yang imut-imut ya tapi serem abis tampilannya dan membuat takut Tae Kong Sil.

Secara ngga sengaja, Tae Kong Sil bertemu dengan seorang presiden direktur (Master) dari sebuah mal besar ( Mall Kingdom) yang bernama Joo Joong Won. Anehnya waktu pertama kali bertemu, saat bersentuhan Tae Kong Sil merasakan hal yang tidak biasa. Seperti kesetrum katanya. Kemudian saat mereka berhenti di sebuah tempat karena Tae Kong Sil tiba-tiba menjerit ketakutan, kejadian aneh juga mulai terjadi. Tae Kong Sil mengaku kalau dia diikuti oleh hantu, dan tanpa sengaja dia menyentuh badan Joo Joong Won dan secara tiba-tiba hantu tersebut menghilang.

Hidup Tae Kong Sil semenjak siuman dari mati suri akibat kecelakaan tujuh tahun lalu benar-benar berantakan. Dia selalu dibilang gila karena sering terlihat berbicara sendiri. Dia juga tidak bisa bekerja dengan baik karena selalu menjerit apabila melihat penampakan yang menakutkan di tempat kerjanya. Dia juga tidak bisa berkencan karena selalu diikuti oleh hantu-hantu dan teman kencannya selalu menganggapnya aneh. Ditambah lagi dia putus sekolahnya karena saat ujian, hantu-hantu selalu menungguinya. Padahal sebelum kecelakaan, hidupnya sangat baik. Tae Kong Sil adalah seorang pelajar mahasiswa yang cerdas dan bersekolah di universitas ternama. Hobinya berolahraga dan selalu mendapatkan juara satu semenjak sekolah menengah atas. Bahkan di sekolah menengah dia selalu di juluki Big Sun (matahari yang besar).

Tampilannya pun sangat menyedihkan. Dengan rambut acak-acakan, lingkaran hitam yang tebal dibawah matanya karena tidak pernah bisa tidur nyenyak akibat hantu yang datang dan pergi, dan tinggal disebuah apartemen sederhana dimana tidak ada ruang tempat hantu bersembunyi. Saat itulah dia bertemu dengan Joo Joong Won yang membuatnya nyaman karena hantu langsung menghilang begitu dia menyentuhnya.

Tapi bukan Joo Joong Won namanya, seorang pengusaha angkuh dan selalu perhitungan tentang apapun yang dengan gampangnya menerima sentuhan Tae Kong Sil. Joo Joong Won bukan hanya tidak mau disentuh badannya, tapi juga jiwanya akibat trauma berkepanjangan yang hampir lima belas tahun dideritanya. Kutukan Cha Hee Jo, kata orang-orang tentang kepribadian Joo Joong Won. Cha Hee Jo adalah cinta pertama sang presiden direktur, yang dikenali sebagai penculik dirinya diwaktu kecil. Penculik ini menyanderanya dan meminta kalung mewah sebagai tebusannya. Dalam proses penyanderaan, Joo Joong Won dipaksa membaca novel Agatha Christie berjudul And Then There Were None,  yang berisi tentang kematian tiap karakter sampai akhirnya karakter utama di novel tersebut juga meninggal. Hal ini membuat trauma berkepanjangan yang menyebabkan Joo Joong Woo tidak bisa membaca (tulisan terlihat kabur).

Dua karakter ini akhirnya bertemu sebagai soulmate. Berdua mereka memecahkan misteri hantu yang datang meminta pertolongan kepada Tae Kong Sil. Walaupun Joo Joong Won tidak bisa melihat hantu, tapi dia selalu percaya kepada Tae Kong Sil dan tidak memiliki rasa takut sama sekali. Pelan-pelan Joo Joong Won mau membuka luka lama dan mulai jatuh cinta kepada Tae Kong Sil. Tapi ada daya, Tae Kong Sil tidak ingin jatuh ke pelukan Joo Joong Won hanya karena dia butuh perlindungan terhadap hantu. Berbagai macam kisah misteri yang selalu mereka pecahkan pada akhirnya ternyata berbuah tragedi. Salah satu dari mereka hampir meninggalkan dunia ini.

5 1 vote
Article Rating