Menurut saya, Korea memang ngga ada habisnya. Dari gencaran K-Wave yang melanda seluruh dunia, tempat romantis, kota bersih, transportasi nyaman, turis friendly, dan keindahan tempat wisatanya. Emang bikin pengen bolak balik lagi ke Korea dan banyak banget yang memimpikan bisa liburan di negara itu.

Saya sendiri sampai sekarang sudah 3x ke Korea dan finally menggunakan visa multiple. Jadi lumayan cukup hapal buat sekedar jalan-jalan di Seoul. Nah buat yang ingin mengunjungi Korea dan tentunya baru pertama kali, saya buatkan panduannya ya. Semoga bermanfaat dan bisa mewujudkan impian ke Korea.

Persiapan ke Korea

Selalu buat saya persiapan ini penting karena memengaruhi 80% keberhasilan. Jadi pastikan sudah rapi semua sebelum berangkat biar liburannya nyaman. Nah tentunya pertama kali yang dibutuhkan adalah tiket.

Sepanjang pengamatan saya, di antara semua maskapai yang menawarkan berbagai macam, buat saya yang termurah dan sangat terjangkau adalah Air Asia. Dalam setahun, mereka bisa 2-3x mengadakan free seat. Maklum ya buat muter duitnya dan mendapatkan cash secara cepat untuk operasional. Makanya, selalu berlangganan newsletter dan rajin mengecek sedang ada promo apa.

Air Asia sendiri penerbangannya selalu connecting flight dari KLIA 2, jadi budget yang kita keluarkan bisa lebih hemat dengan membeli tiket KL – SEOUL PP terlebih dahulu. Baru kemudian beli JKT – KL PP ketika dekat hari atau kalau ada promo lain. Jadi mencicil tiketnya supaya lebih aman di dompet. Promonya sendiri juga biasanya untuk terbang di tahun depan, jadi setelahnya bisa menabung. Saya sendiri biasanya bikin celengan 20K yang nanti jadi sangu pada saat ke Korea.

Apply Visa Korea

Setelah mendapatkan tiket yang kemungkinan berangkatnya juga tahun depan, langkah berikutnya adalah mengajukan Visa Korea. Nah, visa ini susah-susah gampang. Asalkan semua data lengkap dan tujuan jelas, sebetulnya tidak terlalu susah. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan visa adalah sesuai yang ditentukan oleh kedutaan.

Yang paling penting adalah punya pekerjaan tetap atau surat keterangan pribadi jika memiliki usaha atau freelancer. Lama waktunya proses aplikasi adalah seminggu dan diajukan melalui KVAC Lotte Kuningan.

Nah untuk mengajukan visa ini bisa sebulan sebelum keberangkatan karena masa berlakunya hanya 3 bulan setelah diterima. Untuk masa tinggalnya pun maksimal 90 hari. Oia untuk pertama kali memang harus apply yang single turis visa. Setelahnya, baru bisa apply yang Visa Korea Multiple ya.

Cari Penginapan Murah

Kemudian hal yang harus disiapkan adalah penginapan saat di Korea. Kita bisa booking di banyak situs seperti Agoda, Booking.com, dan juga AirBNB. Semuanya menawarkan harga yang terjangkau banget. Tips dari saya adalah cari yang dekat dengan stasiun kereta/subway untuk menghemat tenaga dan waktu.

Jika bepergian di musim dingin, pastikan kalau penginapannya memiliki penghangat ruangan ya. Karena kalau engga, duh rasanya tersiksa banget *curcol.

Sewa Travel Wifi

Satu hal lagi yang perlu dipersiapkan adalah travel wifi yang bisa digunakan saat di Korea. Penting banget punya travel wifi ini karena sebagai pemula yang baru datang ke Korea, tentunya butuh informasi yang lengkap yang bisa didapatkan dengan browsing. Makanya saya rekomendasikan banget untuk sewa travel wifi saat di Indonesia.

Saya sendiri kemarin memakai IZIROAM yang menyediakan travel wifi yang bisa disewa kalau sedang traveling keluar negeri. Cara sewanya mudah banget, bahkan untuk pengambilan dan pengembalian juga ngga ribet.

Untuk menyewa, pertama-tama harus register dulu ke web http://iziroam.com. Lalu, isi kebutuhan peminjaman seperti negara tujuan dan tanggal keberangkatan serta kepulangan. Klik wifi untuk mendapatkan harga detail wifi dan berapa yang harus dibayarkan.

Setelahnya tinggal lakukan pembayaran dan wifi siap diambil. Jangan lupa untuk mengembalikan maksimal 2 hari setelah pemakaian. Informasi peminjaman semua ada di email dan ada reminder saat waktu perjalanan kita sudah habis. Saya sendiri mengembalikan melalui Alfamart dan itu gampang banget.

Selama di Korea, penting banget punya wifi sendiri yang selalu bisa diandalkan. Jadi ngga selalu bergantung dengan free wifi yang ada di Korea. Free wifi di Korea hanya ada di lokasi sentral dan stasiun kereta. Kalau sedang ke daerah pegunungan atau wilayah lain, terutama sedang di dalam kereta yang cukup jauh perjalanan dan butuh informasi, nah si travel wifi ini yang bisa membantu.

Untuk IZIROAM sendiri, saya tidak menyangka klo mudah digunakan dan batere tahan lama. Mengoperasikannya juga mudah banget, karena berbasis Android. Kecepatan juga oke karena memang di Korea kan terkenal banget internetnya di jaringan 5G. Lalu, karena kemarin juga perginya berombongan 4 orang, semua bisa share dan kecepatan tetep stabil. Jadi tetep bisa update story deh hehehe.

Kalo mau order, bisa pakai kode voucher saya SHINTARIES3622IZI ya saat checkout. Lumayan banget bisa dapet diskon 20% loh!

Packing Berdasarkan Musim

Yang perlu diingat dari Korea adalah bahwa Korea adalah negara 4 musim. Packing bajunya akan sangat berpengaruh dengan musim saat bepergian. Gambaran besarnya adalah kita hanya perlu membawa 2 tipe baju, apakah untuk musim dingin atau panas.

Kalau panas tentu saja bisa lebih santai dan membawa baju lebih sedikit, karena kan bisa mencuci dan cepat kering. Kalau musim dingin, harus membawa baju tebal sampe longjohn biar ngga beku di sana. Nah di antaranya, ada jaket yang biasanya dipake di musim semi dan gugur. Keduanya ini tengah-tengah karena biasanya lumayan dingin anginnya.

Packing baju ini menyesuaikan dengan bagasi ya. Kalau bagasinya terbatas, bajunya juga terbatas. Tapi saran saya, ngga usah terlalu bawa banyak baju tapi mencari penginapan yang ada laundry gratisnya. Mayan kan ngirit bagasi. Kalau soal pake baju itu-itu aja di Instagram, saya sih cuek aja wkwkwk.

Siapkan Itinerary dan Budget

Budget ke Korea bisa banget ditekan sedemikian mungkin asalkan ngga boros. Terutama di jajan dan makan. Ada banyak jajanan pinggir jalan yang murah dan bikin kenyang. Contohnya Odeng dan Egg cake. Lumayan banget ngisi perut dibandingkan harus makan di restoran. Sisanya, bisa bawa indomi atau beli nasi di mini market (CU).

Penting juga menginap di hostel yang menyediakan sarapan gratis dan ada daput biar tambah ngirit wekekek. Kalau perlu lokasi hostelnya juga yang dekat dengan minimarket supaya lebih praktis. Untuk makanan darurat yang mengenyangkan, bisa mencoba kimbab yang isi tuna. Itu langsung bikin kenyang karena terbuat dari nasi.

Hal lain yang menjadi pertimbangan budget adalah biaya transportasi. Karena di sana juga sudah umum menggunakan kereta sebagai alat transportasi, maka harus juga menyiapkan alat pembayaran yang disebut T-Money. Kartu ini bisa dibeli di minimarket dan langsung diisi ulang aja sebesar KRW 10.000. Nah ini bisa dipakai selama di sana dan ngga hanya kereta aja tapi juga bus, paling tidak selama 5 hari. Kalau kurang, bisa diisi ulang lagi.

Untuk lokasi wisata di Seoul, ada banyak sekali yang mainstream yang dikunjungi turis-turis. Ada yang gratis dan ada yang berbayar. Favoritnya first timer Seoul yang bisa dikunjungi adalah:

Gyeongbokgung Palace

Istana ini udah jadi trademarknya Seoul. Rasanya semua orang pasti mengunjungi istana ini. Berlokasi di tengah kota, istana dari jaman Joseon ini masih terawat banget dan dijaga dengan baik. Kalau yang budgetnya kurang, bisa di bagian gerbangnya aja dan menonton pergantian penjaga.

Kalau mau gratis masuk ke istana, bisa menyewa baju hanbok dulu aja. Jadi penyewaan ini ada banyak banget di exit 4 stasiun Gyeongbokgung. Harganya juga bervariasi tergantung pilihannya apa aja. Kemarin saya beli dari Klook yang lagi promo untuk 1,5jam pemakaian.

Gwanghwamun Square

Lokasinya sebetulnya di sebrang istana, itu loh ada photo Raja Sejong yang gede banget yang sedang duduk. Sekitar situ ada banyak patung dari dinasti Joseon dan ada museum kecil juga yang gratis untuk dikunjungi. Gwanghwamun menjadi pusatnya kota Seoul, maka ngga heran kalo selalu rame dan banyak yang ke situ.

Myeongdong

Belanja kosmetik ato buka jastip? Ya udah, dimana lagi belanjanya kalo bukan di Myeongdong, sebuah lokasi yang penuh dengan toko kosmetik terkenal seantero dunia. Jadi memang kosmetik terutama skincare Korea terkenal banget dengan kualitas dan keampuhannya. Saya sendiri sampai sekarang juga masih pakai produk Korea.

Namdaemun

Cara barang lokal Korea dan oleh-oleh? Pasar Namdaemun ini penuh dengan produk Korea yang bisa dijadikan buah tangan saat pulang ke tanah air. Harganya juga murah meriah dan terjangkau banget. Barang-barang KW merchandise KPOP juga ada. Mayanlah buat punya-punyaan daripada beli original yang mihil banget itu qiqiqiqi.

Itaewon

Muslim asia terutama Malaysia dan Indonesia pasti mengunjungi Itaewon. Karena memang satu-satunya mesjid yang ada di Seoul dan juga banyak makanan halal yang bisa disantap. Saking banyaknya orang Malaysia dan Indonesia, petunjuk yang ada di masjid pun sudah banyak yang berbahasa melayu kok wekekek.

Hongdae

Wilayah satu ini hidup banget setiap malam. Justru kalo pagi hari malah sepi saking banyaknya hiburan malam ala mahasiswa. Lingkungannya memang muda banget, dari kafe kecil yang lucu-lucu, pertunjukan jalanan, toko unik dan menjual berbagai macam, sampai jajanan ato sekedar nongkrong di taman. Duh betah deh klo di sini.

Hannok Village

Salah satu pengalaman lagi kalau ingin ke wilayah yang klasik adalah desa Hannok. Di sini bisa nyewa hanbok juga sambil berjalan-jalan di komplek perumahan klasik korea. Lokasinya naik turun dan cukup capek sebenernya dan ngga terlalu banyak yang dilihat. Tapi udaranya segar dan rumahnya bagus-bagus buat jadi IG Feed.

Namsan Tower

Tower yang ini letaknya di Namsan dan kita bisa melihat kota Seoul dari ketinggian. Cara menujunya menggunakan bis yang memang punya jalur ke sana. Kalau sering mendengar tentang gembok cinta, ya di sini itu tempatnya. Di toko suvenir, mereka menyediakan 1 paket pulpen dan gembok yang bisa ditulisin pesan dan diletakkan di kumpulan gembok. Lucu sih ya, tapi saya sendiri ngga percaya yang begituan.

Nami Island

Yang paling populer yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan adalah Nami Island. Untuk menuju ke sini, ada banyak cara. Yang pertama dengan menggunakan tour. Ada banyak tour yang menyediakan jasa ini dengan keberangkatan dari Seoul. Kalau memang orangnya banyak dan rame, bisa menggunakan jasa tour.

Cara lainnya adalah dengan perjalanan mandiri dengan kereta yang ditempuh kurang lebih 1.5jam dari kota Seoul. Petunjuk dengan kereta sudah banyak beredar di Internet dah harganya juga jauh lebih ekonomis.

Apa sih yang menjadi daya tariknya? Nah lebih banyak memang di musim gugur dan musim dingin. Karena ini dulu dijadikan tempat syutin winter sonata, makanya populer banget untuk menikmati pemandangan alam yang bersih dan juga banyak pohon yang berjejer rapi.

So far saya suka banget kalo ke Nami, selain lokasinya bagus tapi juga ada restoran makanan halal. Bahkan lengkap ama musholla dan free wifi juga loh. Jajanan banyak dan tempatnya bersih walau susah banget cari tempat sampah.

Here Is The Tips

Untuk yang baru pertama kali ke korea, pastikan sudah tau ingin kemana saja. Tulis dan riset transportasi menuju ke tempat tujuan. Lalu jangan lupa mendownload aplikasi jadwal kereta, banyak banget tersedia di Google Play. Ini penting supaya perjalanan lancar dan ngga nyasar.

Alokasikan waktu secara seksama, karena Seoul luas banget dan pastinya banyak tempat yang mau dikunjungi khan. Jangan sampai kaya saya, jadinya malah kehabisan waktu gara-gara nyasar saat ke Nami Island wekekek.

Biasakan jalan kaki sebelum ke sana, karena sudah dipastikan akan banyak sekali berjalan kali. Terutama naik turun tangga saat di stasiun kereta. Stasiun terkoneksi satu sama lain, jadi lebih mudah tapi jadinya lebih banyak jalan juga karena bisa sampai bertingkat 4. Keren banget.

Musim yang paling seru buat dikunjungi sebetulnya musim dingin. Dinginnya beneran bisa sampai minus tapi jadinya bisa main ski. Sayang kan jauh-jauh ke Korea tapi panas-panasan juga hahaha. Yang penting harus selalu membawa perlengkapan musim dingin biar siap tempur dan ngga masuk angin.

Oleh-oleh banyak banget dari yang murah sampai mahal. Kalau mau murah dan banyak dapetnya, bisa dibeli di pasar Namdaemun. Mereka menyediakan banyak varian oleh-oleh yang sekedar gantungan kunci atau sendok Korea. Kalau mau oleh-oleh kosmetik, bisa dicari di Myeongdong dan biasanya lebih murah kalau beli banyak.

Penggemar KPOP atau Drama biasanya mencari tempat tujuan yang berbeda. Entah itu Pop Up Store BTS, lokasi drama yang lagi kekinian, ato malah ke gedung para ahensi-nya si artis. Saya sendiri malah pernah nongkrong di kafe-nya Yesung Super Junior hahaha.

Last but not least, Korea bukan hanya Seoul aja dan gede banget kalau mau dijelajahi. Saya sendiri masih pengen ke Busan atau Jeju Island. Biar lebih variatif dan ngga itu-itu aja 😀