Di akhir minggu Bulan Maret, kehebohan terjadi di grup Facebook Kumpulan Emak Blogger (KEB). Bagaimana tidak, para emak yang tergabung di komunitas KEB dikagetkan dengan sebuah acara yang bernama Srikandi Blogger 2013. Sebuah perhelatan resmi dari para makmin KEB dalam rangka menyambut hari Kartini dan puncak ulang tahun komunitas KEB.

Banyak yang bertanya-tanya acara apakah itu? Seperti apa bentuknya? Apa tujuan dari Srikandi Blogger 2013 ? Dan pertanyaan terbesar adalah apakah saya (anggota KEB) sudah layak untuk mendaftar?

Banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para emak, dikarenakan memang tidak mudah bagi para emak untuk bisa membuka diri untuk mengikuti pemilihan Srikandi Blogger 2013. Selayaknya emak yang sehari-hari bekerja, memomong anak, memasak, dan juga nge-blog, membuat beberapa emak merasa tidak percaya diri kalau mereka memang berbeda yang layak mengikuti ajang srikandi blogger 2013.

Untuk inilah ajang ini diadakan, penghargaan spesial untuk para perempuan yang mendedikasikan sebagian hidupnya untuk menulis di blog, memiliki karya nyata yang luar biasa dan tidak banyak dipublikasikan ke khalayak ramai. Ajang ini mengenalkan, bahwa para perempuan juga dapat memiliki karya walaupun secara digital dan perempuan juga memiliki pemikiran luar biasa yang dituliskan dalam media blog.

Komunitas KEB di grup Facebook beranggotakan hampir seribu member, beberapa diantaranya (walaupun kurang percaya diri) tergerak untuk memasukkan curriculum vitae yang singkat mengenai kegiatan sehari-hari mereka sebagai seorang blogger. Terinspirasi dari tulisan ‘Cemas tapi Ingin Daftar Srikandi Blogger’, beberapa emak sukses menjadi lebih semangat dan mulai membuka cangkangnya untuk bisa keluar seperti tulisan Mak Lusiana Trisnasari – Srikandi Blogger 2013 : Mendorong Emak-emak “Keluar”.

Muncullah lima puluh orang terbaik dari nominasi finalis Srikandi Blogger 2013. Semuanya memiliki kualitas di dunia blogger, yang sangat menginspirasi blogger pemula untuk terus menulis bahkan juga blogger kawakan yang mulai meninggalkan blognya. Kekuatan perempuan bisa menjadi sangat nyata dan kuat apabila tergabung dalam lingkungan positif dan saling mendukung. Ini dapat terlihat dari tulisan para nominator finalis Srikandi Blogger 2013 dengan tulisan terbaiknya dan mengerahkan semua kemampuan serta karya nyatanya kedalam postingan yang diwajibkan oleh panitia.

Siapa sangka para emak yang tadinya merenung dan mengeluh bahwa belum cukup hebat untuk bisa mengikuti ajang Srikandi Blogger 2013, ternyata memiliki sesuatu tersembunyi yang patut untuk dibanggakan. Pastinya hal ini cukup membuat juri menjadi bingung sekaligus takjub untuk menentukan para sepuluh besar finalis hebat di pemilihan Srikandi Blogger 2013.

Saya menyaksikan, para juri memiliki jagoan dan argumen masing-masing yang sama kuatnya. Memeras dari 50 ke 10 finalis itu sangat rumit, karena berarti harus memiliki sesuatu yang “lebih” dibandingkan dengan yang lain, padahal kesemuanya adalah blogger yang hebat. Tak ada basa-basi diantara para juri, masing-masing berusaha mengungkapkan kelebihan pilihannya, karena para juri mengerti benar, apapun keputusan juri, pasti banyak pihak yang akan dikecewakan dan hanya 10 yang akan mendapatkan kesempatan maju ke babak selanjutkan. Meski begitu, kami tetap berpikiran positif, karena 40 emak lainnya adalah perempuan dewasa yang berpendidikan, pasti bisa menerima keputusan juri, begitu pula para emak yang sudah menjagokan nama lain.

Mak Lusiana Trisnasari – Emak Blogger with Mission

Siapa sajakah yang terpilih menjadi finalis Srikandi Blogger 2013? Tak kenal maka tak sayang (Mak Indah Juli), saya perkenalkan sepuluh perempuan blogger inspiratif yang memiliki karya nyata dan tujuan mulia sebagai seorang blogger perempuan. Kesepuluh perempuan ini sudah malang melintang di dunia perbloggeran, tentunya memiliki blog yang berusia lebih dari dua tahun. Sudah banyak menghasilkan karya yang berbeda di bidangnya masing-masing. Uniknya, dari kesepuluh finalis ini memiliki bidang yang berbeda namun sangat mumpuni di bidangnya.

srikandi-blogger2013

Alaika Abdullah – http://www.alaikaabdullah.com/

Seorang emak berusia 41 tahun, mempunyai segudang pengalaman sosial yang luar biasa. Bermula dari tragedi tsunami yang membawanya masuk ke dalam lingkungan pekerja kemanusiaan, NGO, Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD – Nias, NGO Penyandang cacat hingga United Nation. Ditengah kesibukan masih menyempatkan menulis sebagai passion dan memiliki novel yang sudah diterbitkan. Kemampuan organisasi dan kemampuan menulis merupakan kombinasi yang bagus, lebih-lebih mampu beradaptasi dengan teknologi yaitu blog dan memiliki ketulusan hati yang luar biasa. Mak Alaika Abdullah terpilih sebagai Srikandi Blogger 2013.

Anazkia – http://www.anazkia.com/

Sumber : http://rayafr.blogdetik.com/

Masih belum emak karena masih lajang, Anaz (sapaan akrab) seorang TKI di Malaysia yang mampu mendobrak segala keterbatasan. Kemampuannya dalam menulis dan kegiatannya sebagai Koordinator Hibah Sejuta Buku mampu menjadi nilai tambah yang berarti di dalam pengalaman hidupnya. Semangat berbaginya sama besar dengan semangat belajarnya. Walaupun diawali dengan pengetahuan blogging yang nol, dengan tekad yang kuat mampu menembus belahan negara sebagai TKI yang berkualitas dan mau banyak belajar tanpa perlu merasa rendah diri. Mak Anazkia terpilih sebagai Srikandi Blogger Favorit 2013 berdasarkan voting di grup Facebook KEB.

Myra Anastasia – http://bundabelajarmenulis.blogspot.com/

Siapa yang tidak mengenal emak satu ini, ramah, friendly, rajin blogwalking dan juga rajin menulis. Emak Myra adalah Emak of The Month dari KEB yang dikenal sangat ramah dengan sesama  blogger. Tulisannya yang konsisten mengenai parenting dan tumbuh kembang anak, banyak dikunjungi sebagai salah satu acuan pembelajaran. Bisa dibilang menulis blog sudah menjadi bagian hidup beliau yang tidak terpisahkan. Emak Myra Anastasia adalah salah satu emak blogger sejati yang setia dan konsisten dengan tema blog yang sudah dipilihnya. Terpilih sebagai Srikandi Blogger Persahabatan 2013 berdasarkan voting di grup Facebook KEB.

 Dina Begum – http://dinabegum.wordpress.com/

Seorang work at home mom yang tergabung dalam Himpunan Penerjemah Indonesia dan mempunyai hobi yoga. Melalui blognya, beliau berbagi cerita seluk beluk kehidupan seorang penerjemah, berbagi tips, berbagi ilmu penerjemah. Memiliki karya terjemahan yang sudah banyak diterbitkan, Emak Dina Begum juga ingin menginspirasi pembaca blognya untuk berkarya dan menulis blog sekaligus menginspirasi untuk menjadi seorang penerjemah lepas. Kegiatan seorang penerjemah mungkin masih asing di telinga orang awam, karena tidak banyak penerjemah yang rela melewatkan harinya dan ilmunya melalui blog.

Diajeng Laraswati – http://laraswati.com/

Sumber : http://laraswati.com/

Ibu tiga anak lulusan pascasarjana, yang hobi photography, travelling dan menulis. Pecinta binatang dan pernah di wawancarai serta masuk Majalah More Indonesia. Salah satu tulisannya memenangkan Penghargaan Adira Best 100 Faces of Indonesia. Aktif menulis karena memang menulis sudah menjadi bagian hidup semenjak sekolah dasar. Pengalaman travelling dalam dan luar negeri dituangkan dalam blog laraswati.com.

 Eka Mayya – http://www.morningraindrops.com/

Memiliki nama asli Eka Putri dan nama pena Mayya, seorang Eka Mayya menjadikan blog sebagai terapi jiwa penyembuhan dan menyuarakan perlawanan terhadap child abuse – kekerasan terhadap anak. Aktif menulis fiksi dan membuat project illustrasi seperti cover buku dan memberikan kultwit tentang penerapan Adobe Illustrator. Eka Putri juga seorang mentor di kelas online mengenai blogging. Kecintaannya pada fiksi dituangkan dalam sebuah blog berani cerita yang digagasnya dengan teman sevisi. Sudah menerbitkan buku antologi pertamanya dan menjadi pemenang ketiga dalam ajang postcardfiction yang diselenggarakan oleh Kampung Fiksi dan Smartfren.

Nchie Hanie – http://www.nchiehanie.com/

Mendapatkan pekerjaan di sebuah jasa optimasi pencarian Dewa SEO berkat ketekunannya dan fokus dalam dunia blogging selama bertahun-tahun. Tergabung dalam berbagai komunitas blog seperti dblogger, blogcamp, warung blogger dan tentu saja Kumpulan Emak Blogger membuat emak usia 3x (x dirahasiakan) menjadi dikenal banyak blogger nusantara, dalam maupun luar negeri. Pembawaannya yang ramah dan ceria, serta rajin mengikuti kopdar sesama blogger menjadi nilai tambah tersendiri.

Octaviani Nur Hasanah – http://octavianinurhasanah.net/

Emak yang berdomisili di Benteng Sulawesi Utara ini, bercita-cita menjadi seorang penulis semenjak SMA. Semenjak mengenal internet, kecintaannya akan dunia penulisan dituangkan menjadi tulisan di blog pribadi. Sejumlah tulisan memenangkan berbagai penghargaan bergengsi antara lain perjalanan gratis ke luar negeri. Emak yang satu ini juga hobi memasak, crafting, beauty dan mengabadikan dengan cantik hasil karyanya melalui kamera miliknya. Saat ini tengah menulis novel pertamanya dan aktif menuliskan tutorial felt craft.

Shinta Ries – https://www.shintaries.com

Seorang Emak berusia 29 tahun dan memiliki dua orang balita. Memulai kegiatan blogging di tahun 2006 dan memiliki ketertarikan yang berbeda dari blogger perempuan pada umumnya yaitu dalam hal blog dan web desain. Bercita-cita menjadi blogger profesional yang dikenal dengan kualitas tulisan dan aktif memberikan tutorial blog desain. Menjadi mentor di salah satu kelas online KEB tentang blogging, serta memiliki small business di bidang blog dan web desain yang mengkhususkan mendesain blog seorang blogger perempuan (feminim).

Winda Kresnadefa – http://catatankecil-winda.blogspot.com/

Emak Winda yang memiliki blog dengan tagline Blog Emak Gaoel sukses mencirikan seorang ibu rumah tangga yang bertalenta. Konsisten dalam menulis menjadikan blog emak gaoel menjadi salah satu pemenang Blog Award Sesi 29 – Bronze di ISBA 2011. Selain menjadi Co-Founder Kampung Fiksi, beliau juga seorang penulis novel. Salah satu hasil karya novelnya merupakan salah satu naskah unggulan dari lomba novel Qanita Romance dan diterbitkan oleh Qanita Mizan. Blog Catatan Kecil Winda berhasil masuk dalam 25 besar Kompetisi Big Blog Exchange.

Kesepuluh finalis srikandi blogger 2013 tidak akan diketahui bakat dan prestasinya tanpa ada Kumpulan Emak Blogger yang berinisiatif memberikan sebuah apresiasi kepada para perempuan blogger. Dengan medium tulisan di dunia maya finalis srikandi blogger 2013 mampu membuat perubahan pada dirinya, orang lain dan juga menginspirasi banyak perempuan untuk terus berkarya. Selain kesepuluh finalis, kejutan juga diberikan oleh panitia dengan menghadirkan dua tambahan award yaitu Lifetime Achievement Award dan Blogger Inspiratif.

Bunda Yati Rahmat – http://goodcrab-personal.blogspot.com

Penghargaan diberikan kepada Bunda Yati Rahmat sebagai Lifetime Achievement Award, dimana di usia senja (73 tahun) beliau masih tetap semangat untuk menulis di blog dan mau terus belajar untuk lebih maju. Jarang sekali seorang perempuan apalagi sudah berusia senja masih mau aktif menulis. Menurut beliau menulis itu kunci untuk pencerahan otak dan peningkatan kepercayaan diri yang hakiki.

Haya Aliya Zaki – http://www.hayaaliyazaki.com/

Kejutan lainnya datang dari pemenang blogger inspiratif yang jatuh pada Emak Haya Aliya Zaki seorang  Trainer, Blogger, Penulis, dan Editor Lepas. Tulisan beliau di blog pribadi berisi tentang hal-hal yang positif dan berbobot. Mengusung tema Write Your Diary yang merupakan training penulisan ala “chicken soup for the soul” (kisah-kisah nyata yang berhikmah, lucu, menghibur, dan inspiratif). Training ini  ditujukan untuk perempuan remaja dan dewasa yang ingin berbagi pengalaman hidup mereka melalui tulisan. Emak Haya sudah menghasilkan puluhan buku dan buku hasil editing yang sudah diterbitkan serta beberapa tulisan yang dimuat  di media cetak.

Sumber : Laraswati.com

Kesuksesan perhelatan Srikandi Blogger 2013 tidak lepas dari kerja keras panitia, makpon, makpuh dan segenap relawan anggota Kumpulan Emak Blogger yang tidak patah semangat untuk mencari sponsor utama dan sponsor pendukung. Dengan profesionalitas dan optimis yang besar, beberapa sponsor besar ikut mendukung tahun pertama penganugerahan Srikandi Blogger 2013.  Acer Indonesia menjadi sponsor utama, dan di dalam sambutan yang disampaikan oleh Mba Astrid, beliau menyatakan bahwa komunitas online terutama blogger itu banyak, tetapi jarang sekali yang memiliki karya nyata yang diwujudkan kedalam suatu perhelatan resmi. Karya nyata inilah yang akan selalu di dukung oleh Acer Indonesia. Dukungan penuh diberikan Acer Indonesia kepada Kumpulan Emak Blogger dengan memberikan hadiah seperti notebook terbaru dan tablet untuk para pemenang Srikandi Blogger 2013 serta pemenang kuis live tweet.

Selain Acer Indonesia, sederet nama besar juga turut menjadi sponsor seperti Rinso, Wardah dan Samsung Elektronik. Masing-masing hadiah dibagikan kepada para finalis dan pemenang lomba yang diadakan di acara. Kesuksesan penyelenggaraan ajang Srikandi Blogger 2013 dan dukungan dari berbagai pihak tentunya tidak menyurutkan akan semangat para panitia dan makmim KEB untuk menyelenggarakan perhelatan serupa di tahun depan. Adanya apresiasi berupa penghargaan ini sangat memotivasi dan menginspirasi blogger perempuan lainnya untuk terus menulis dan mengembangkan diri, sehingga di tahun depan akan muncul para srikandi blogger baru yang menginspirasi.