Semenjak Blogger Perempuan berdiri di 2015, cita cita besar kami waktu itu adalah punya platform sendiri yang bisa mengintegrasikan semua data blog dan media sosial. Bukan hal baru, karena memang platform monetize kaya gini udah banyak. Sebut saja a, b, c sampai ada yang sudah tumbang satu persatu.

Untuk membuat platform, pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan waktu yang juga cukup lama. Ngga pengen stuck hanya menunggu realisasi platform yang waktu itu hilal dananya belum ada, kami membuat platform sederhana dengan sedikit logic untuk kampanye kampanye yang kami dapatkan.

Sistemnya masih sangat terbatas dan masih manual. Dari yang tadinya cuma 4 orang yang bekerja, ngga kerasa sekarang tim manajemen BP Network udah ada 8 orang, ditambah 3 lagi untuk bala bantuan. Itupun kami masih merasa kewalahan dan urgent banget kayaknya punya platform yang akan mengubah cara kerja menjadi lebih efisien dan terstruktur.

Setelah nyelengin rupiah demi rupiah, akhirnya niat banget untuk investasi di platform dan mulai deh kontak kontak developer yang dikenal. Ngga mau rugi juga, saya iseng iseng nyari soal pendanaan startup yang bisa bantuin mewujudkan plan yang udah dirancang jauh jauh hari itu. Sampai suatu hari, saya ketemu info BIP.

BIP adalah singkatan dari Bantuan Insentif Pemerintah yang diselenggarakan oleh BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif), yang khusus membantu startup yang sedang butuh duit berkembang. Dana yang diberikan memang belum masuk kategori seeding tapi cukup banget buat bikin sebuah platform.

Waktu itu, mepet sekali dengan waktu submit aplikasi. Kira kira seminggu sebelum penutupan saya baru tahu informasinya di Daily Social. Ngga pikir panjang lagi, langsung semua persyaratan yang memang sudah lengkap ditambah semedi bikin proposal, segera saya submit. Pukul 10 malam di hari terakhir, web masih bisa diakses. 10 menit setelahnya langsung down hahaha. Masih rejeki, pikir saya.

Tingkat kepercayaan mendapatkan dana itu sejujurnya sangat tinggi. Sedari awal berdirinya PT Perempuan Digital Indonesia, kami melakukan banyak sekali perapihan dokumentasi, termasuk soal keuangan. Belum lagi omset yang lumayn, ditambah dengan profit yang didapatkan. Iyes, ngga kaya startup umumnya, kami sebetulnya masih konvensional. Tetap peduli sama profit. Kalo engga, saya ngga makan dongs >.<

Prosesnya cukup cepat dan seleksinya juga sangat ketat. Karena yang mendaftar ada 1000+ usaha dan yang pasti deg degan juga. Yang parah, saat wawancara awal, para founders lagi pada jalan jalan ke derawan dongs wkwkwk. Jadilah kami skype-an di tengah laut yang sinyalnya hanya ada Telkomsel saja sodara-sodara. Tapi rejeki ngga kemana, semuanya alhamdulillah lancar jaya.

Setelah wawancara itu, tahapan selanjutnya adalah visit kantor yang mana BP Network waktu itu kantornya nomaden. Ganti-ganti coworking space dan kadang bisa seharian nongkrong di Starbuck. Alamat yang digunakan untuk registrasi perusahaan adalan Virtual Office dan jarang banget ke sana. Tapi lagi-lagi kami hoki, walaupun di hari sabtu, tim bekraf bisa sukses menyambangi kantor dan lolos lagi ke tahap berikutnya.

And the next day, tau tau saya dihubungi untuk penandatanganan PKS dan resmi jadi penerima dana BIP ini. Alhamdullah dari ribuan itu, hanya dipilih 15 dari sektor Aplikasi dan Game, 19 dari kuliner. Ngga lama, dana sudah cair dan kami bisa langsung sewa kantor di evhive Plaza Kuningan serta impian bikin aplikasi bisa terwujud.

Setelah berbulan-bulan melalui proses yang panjang dan masih belum sempurna juga, kemarin di hari Sabtu tanggal 19 Mei 2018, finally kami bisa bikin launching yang soft abis karena memang baru sekedar perkenalan. Padahal sebetulnya mudah, tapi kami merasa perlu untuk melakukan sosialisasi sekaligus silaturahmi ke para influencer kami yang sudah rutin banget bekerja sama.

Acara sosialisasi sekaligus berbuka puasa ini sebetulnya sudah direncanakan lama banget, tapi karena platformnya pun masih beta version jadinya masih tertunda. Sampai hari kemarin, platformnya sudah diuji coba dan mendemokan cara pakainya sudah cukup lancar walaupun masih ada bugs di sana sini.

Saya berterima kasih sekali teman teman partnership yang dengan setia dan mau bersusah payah migrasi dan mencoba platformnya. Hal ini tentunya menjadi hal yang sangat berharga bagi kami untuk terus memperbaiki setiap hal kecil.

Sekilas tentang platformnya, ini hanya akan menjadi media komunikasi antara BP Network dan Influencer. Tidak seperti platform lain yang seperti marketplace dan dibuka ke sisi klien. Nope, we care about our member dan ngga mau pihak blogger dirugikan. Masalah pembayaran dan fee blogger misalnya. Kami berupaya blogger menjadi pihak yang mampu bernegoisasi sesuai dengan kondisi blognya dan mendapatkan haknya.

Platform ini akan mengintegrasi data yang dimiliki oleh para blogger, terutama data analytics blog sebulan terakhir, data social media yang lengkap dengan hasil analyticsnya, dan dilengkapi pula dengan tracking code untuk setiap postingan. Semua kampanye, prosesnya akan dipusatkan di sini sampai akhirnya ada pembayaran otomatis ke rekening BCA (saja). Memang masih jauh dari sempurna, tapi kami pelan-pelan akan sampai ke sana. Hopefully bisa berguna dan semakin mampu menjangkau banyak microinfluencer yang berminat monetize blog dan media sosial sekaligus memenuhi ekspektasi klien yang ingin mendapatkan result yang sesuai dengan investasinya.

Terima kasih banyak, terima kasih sekali untuk teman-teman blogger, member Blogger Perempuan yang sekarang sudah 4000+ jumlahnya, blogger partner yang mempercayakan kami, dan yang sudah setia mendukung kami. We’re really appreciate it. Kami ngga akan bisa begini tanpa bantuan kalian *haruuu.

Buat yang kepengen gabung, monggo banget silahkan daftar di https://partner.bpnetwork.co.id/.