Pernah kebayang ngga sih, main game yang kelihatannya hanya pengisi waktu luang bisa menjadi sebuah profesi. Yap, buat yang hobi banget sampai maniak, main game ini ngga sembarangan loh. Menjadi seorang gamer pro bisa menjadi sebuah passion sekaligus profesi. Seperti hari Sabtu kemarin tanggal 16 September 2017 di Ciputra Artpreneur Theater, sewaktu saya menghadiri ASUS ROG Masters 2017, ingatan saya semasa kecil saat hobi bermain game kembali terulang.

Apalagi saat Mr Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia, bercerita tentang masa (kita) kecil yang hobi main game dengan tampilan grafis di pc yang seadanya. Tentunya kita pernah melewati masa-masa itu dan sekarang tidak sangka bahwa perkembangan pc, terutama akan kebutuhan grafis untuk game akan sangat berkembang. ASUS tentunya sebagai penghasil motherboard terbaik, membantu untuk mewujudkan keinginan kita akan pc yang bagus. Makanya tidak heran, para penggila game akan sangat dimanjakan dengan kehadiran pc berkualitas dengan grafis tingkat dewa. Sebut saja namanya ROG.

Oleh karenanya, ASUS tidak segan untuk mengadakan sebuah kompetisi antar para gamer pro yang memperebutkan hadiah total 13,5 Miliar rupiah, wow banget kan. Ajang kompetisi ROG Masters 2017 yang dibuka pada tanggal 26 Mei 2017 di http://rog-masters.co.id diikuti oleh 606 tim untuk dua game pc populer yaitu CS:GO dan DOTA 2. Hayoo, siapa yang masih aktif main? Ini sih kayaknya adek saya yang masih rajin main sampe beneran rela beli ROG dari pada Macbook hahaha.

Dari babak kualifikasi yang digelar secara online di 4 kota yaitu Bandung, Jakarta, Surabaya, dan Medan. Akhirnya kemarin itu saya nonton finalnya di Ciputra World 1. Karena antusiasme-nya tinggi banget, makanya grand final kali ini dibuatnya secara offline. Banyak banget fansnya yang dateng dan tim yang masuk ke grand final ada 8 tim dengan masing-masing 4 tim untuk setiap game.

Pertandingan tentunya berjalan alot dan juga seru, apalagi ada jajaran panelis dan juga komentator yang bikin acara tambah panas. Suasananya makin runyam dengan adanya fans yang berteriak sana sini, tentunya akan jauh berbeda kalo acaranya diadakan secara online ya. Baru kali ini saya nonton game online secara offline wekekek, seru!

Tim yang masuk ke grand final ini antara lain untuk CS:GO adalah RECCA, DDS, AKARA,dan BOOM ID. Sedangkan eSports yang akan bertanding pada game DOTA2 adalah BOOM ID, EVOS, RRQ, dan UG.INFINITE. Mereka akan memperebutkan juara 1 pada babak Grand Final dan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp50 juta untuk masing-masing tim pemenang.

Selain itu, tim juara juga akan mendapatkan tiket untuk menjadi perwakilan Indonesia melawan negara-negara lain dalam kualifikasi Asia Pasifik (APAC Qualifier) yang akan diadakan pada tanggal 26-29 Oktober 2017 di Manila, Filipina. Yang ngga dapet juara 1 juga dapet hadiah, antara lain juara kedua, ketiga, dan keempat akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp20 juta, Rp7,5 juta dan Rp7,5 juta untuk pemenang dari masing-masing game. Woww! Jadi pro gamer ngga rugi yah. Main game ternyata bisa jadi serius juga.

Penasaran siapa yang menang? Saya juga, karena cuma lihat di hari pertama aja, jadi baru tahu keesokan harinya kalau yang menang adalah AKARA dan BOOM ID yang berhasil merebut gelar Juara 1 untuk pertandingan game CS:GO dan DOTA2. Yeaayyy!

Jagoan saya sebenernya Recca sih hahaha. Tapi ya sudahlah.