Kalau sudah menyebutkan kata liburan, apalagi dengan anak-anak, satu yang ada diingatan saya adalah mahal hahaha. Anak saya dua, laki dan perempuan yang usianya hanya terpaut 11 bulan. Kalau saya sedang jalan-jalan sendiri, rasanya pengen juga ngajak anak-anak. Tapi kadang, waktu ngga sesuai dan juga bajet saya kadang tidak cukup untuk jalan bertiga.

Jalan dengan anak-anak, artinya harus merogoh kocek lebih dalam. Semua dikalikan tiga. Mulai dari tiket pesawat PP dikali tiga, makan 3x kemudian dikali tiga juga, masuk tempat wisata dikali tiga, dan untungnya penginapan bisa satu kamar untuk bertiga. Bikin keki lagi, milih hotelnya juga ngga bisa yang backpackeran, minimal harus ada kolam renang wkwkwk.

Memang ribet dan biayanya bisa berkali lipat sih kalau liburan dengan anak, tapi kalau lihat senangnya mereka pada waktu diajak, trus menikmati liburan, dan bahagia banget bisa belajar banyak, kok rasanya kebayar ya. Makanya, saya berusaha banget mengajak mereka liburan minimal setahun sekali. Oia, kalau pas lagi papahnya libur, biayanya jadi dikali empat yah. Tapi seringnya, saya memang bertiga saja dan mengajak teman-teman.

Liburan bareng bersama teman-teman ini, sebetulnya hanya salah satu trik irit saya loh. Dengan satu syarat, mereka juga membawa anak hahaha. Jadi, selain anak-anak ada teman, juga bisa sharing cost yang jatuhnya perorang lebih kecil. Trus apalagi?ย Nah liburan bareng anak, dengan biaya liburan dikalikan tiga itu, kudu pinter-pinter banget mengatur strategi. Biar pulangnya bisa hepi.

Buat saya, persiapan dan perencanaan liburan itu penting banget. Apalagi kalau menyangkut liburan bareng anak, gimana caranya bisa nyaman tapi juga ngga mahal. Lalu, karena bareng anak, semua harus serba praktis dan tentu saja ngga bikin meringis qiqiqi. Saya punya beberapa cara nih, gimana caranya bisa liburan hemat dengan bawa anak. Eits, liburannya bukan yang dekat-dekat aja sekitar Jakarta, tapi bisa sejauh ke Bali atau Lombok dengan cara ini.

1.ย Cari Teman Liburan yang Asik

Mungkin saya salah satu orang yang beruntung, punya beberapa teman blogger yang punya banyak kesamaan. Yaitu kesamaan doyan liburan dan juga punya anak kecil. Jadi pada saat tercetus pengen liburan, otomatis sudah kepikiran bawa anak-anak. Nah, cari teman ini gampang-gampang susah. Saran saya, carilah yang sudah biasa liburan bareng anaknya, biar bisa mandiri mengurus anak masing-masing dan ngga saling merepotkan qiqiqi.

Trus yang paling penting adalah komitmen tentang biaya perjalanan. Saya pernah nih, saking saya dan sohib saya pengen liburan dan ngga pengen keluar bajet yang banyak, kami sampai bikin workshop pelatihan blogging loh hehehe. Workshop berbayar ini, uangnya kami kumpulkan dan kami pakai buat liburan. Seru kan, klo bisa nemu teman yang kaya gini dan bakalan jadi lebih ringan ongkosnya wekekek.

2. Berangkat di Low Season

Sejujurnya, kalau mau membawa liburan anak disaat libur panjang, duh bakalan mahal di tiket. Tapi di hari-hari biasa, mereka juga sekolah. Nah makanya, biasanya saya memanfaatkan libur nasional dan membeli tiketnya jauh-jauh hari. Atau menyesuaikan jadwal sekolah yang sedang tidak padat, seperti misalnya saat kakak kelas sedang ujian nasional.

Selain itu, bisa juga mengambil waktu setelah hari raya. Jadi pinter-pinter memilih waktunya. Karena semua akan berpengaruh ke harga. Pada saat high season, otomatis semua jadi mahal. Tapi kalau low season, bisa separuhnya. Itu bakalan ngaruh banyak ke budget. Dan jadwal liburan saya memang ngga ada di high season loh.

3. Durasi Liburan

Semakin lama liburnya semakin mahal biayanya. Ini harus diperhitungkan banget biar ngga tekor. Maksimal liburan kalau mau menghemat adalah 3 hari 2 malam atau paling banter 4 hari 3 malam. Ngga kelamaan dan juga ngga terlalu sebentar. Sayangkan jauh-jauh tapi cuma sebentar aja. Tapi kalau kelamaan juga kasian anak-anak, bakalan cepat bosan loh hehehe.

liburan

4. Cermat Cari Tiket Murah

Biaya paling besar kalau mau liburan itu adalah tiket. Apalagi kalau tujuan liburan keluar kota yang cukup jauh yang aksesnya hanya bisa dilalui pesawat. Dan saya adalah penggemar maskapai merah yang sering bikin promo. Ngga hanya rajin mantengin promo, saya juga menjadi anggota yang bisa mendapatkan poin banyak dan ditukar dengan penerbangan.

Nah, dari poin-poin inilah saya berjaya membawa anak-anak saya liburan plus ngajakin teman-teman blogger wekekek. Karena sifatnya poin, yang dibayar hanya airport tax dan biaya tambahan saja. Teman-teman seperjalanan saya juga bisa lebih murah mendapat harganya, dibandingkan beli di travel agent. Tentunya harus setia dengan maskapai ini dan juga rajin mengumpulkan berbagai cara untuk poinnya. Costnya? Memotong hampir 80% dari anggaran normal loh hohohoho.

5. Pilih Hotel di ZenRooms

Akomodasi menjadi salah satu list penting. Ngga hanya untuk tempat tidur saja, tapi hotel yang ada kolam renangnya itu wajib. Duh, gara-gara ini nih, saking cari yang murah dan memiliki kolam renang, pernah booking hotel di tengah gunung dan susah ditemukan wkwkwk. Cerita lainnya, dapet di wilayah paling ujung saat di Gili Trawangan saking pengen dapet yang murah.

Tapi sekarang bakalan lebih smart dan praktis dengan memilih hotel di Zenrooms. Semenjak staycation di salah satu Zenrooms yang lalu, saya jadi rajin mantau situsnyaย Zenrooms wkwkwk. Karena ratenya gila-gilaan dan lokasinya oke-oke. Plus yang ada kolam renang ternyata banyak pilihannya. Urusan akomodasi dengan harga yang murah ini, bakalan memangkas anggaran hotel sampai 50% dari normalnya. Irit, hemat, dan cocok buat saya yang rombongan sirkus gini.

6. Sharing Transportasi

Gunanya liburan bareng temen ini, salah satunya untuk menghemat anggaran transportasi. Karena beramai-ramai, kalau menyewa mobil bisa lebih irit. Harganya bisa lebih murah perorang karena dibagi oleh jumlah orang yang ikut liburan. Trus jadi ngga bosen juga di mobil, apalagi kalau perjalanannya jauh.

7. Lokasi Wisata yang Mainstream

Kenapa mainstream? Karena biasanya lebih murah atau malah gratis hahaha. Selain itu juga, lokasi dengan mudah dapat diketahui dengan cara melalui googling terlebih dahulu. Jadi bisa memperkirakan waktu tempuh dan jadwal perjalanan yang tepat. Ini supaya jalan-jalannya lebih efisien dan teratur. Kalau bisa, dalam satu jalur bisa sekaligus melewati beberapa tempat wisata. Ngirit bensin euy.

8. Pilih Makanan Terjangkau

Kalau ditanya lebih baik makan apa saat liburan? Saya kayaknya milih fast food aja wekekek. Bukan apa-apa, kalau makan di wilayah tempat wisata, biasanya akan lebih mahal atau memilih makan di restoran itu jelas bunuh diri. Harganya bisa jadi mahal dan bikin liburan jadi bete. Makanan lokal, belum tentu cocok dengan lidah anak-anak dan bakalan dua kali biayanya kalau anak-anak ngga suka. Jadi saya cari amannya. Tapi kalau ada sisa budget, biasanya saya akan mengajak anak wisata kuliner.

9. Nabung Nabung Nabung

Saya sendiri mempersiapkan dana liburan selalu terpisah dari dana lainnya. Lebih ke dana ekstra yang biasa saya dapatkan dari ngeblog atau memang khusus ditabung. Tips kecil nih, saya suka banget ngumpulin 20rb-an untuk ditabung loh. Kalau rutin, bisa dapet banyak dan cukup buat sangu hehehe. Sisanya, bener-bener cermat cari tiket dan hotel yang hemat.

Liburan hemat bukan berarti memangkas anggaran sedemikian rupa dan mengorbankan kenyamanan. Memakai maskapai low cost dan penginapan yang hemat seperti Zenrooms, itu sudah sangat jauh memotong anggaran liburan sebesar maksimal 80% dari harga normal. Ngga percaya? Coba atur sendiri deh liburan nyaman tapi hemat bareng anak-anak ^^.

Note:

Tiket PP Jkt-Bali= 200rb/orang

Kamar (1 kamar 3 orang)= 200rb/malam

Makan= 100rb/hari/orang

Tempat wisata= Gratis atau dibawah 100rb/orang

Transport= sampai 60rb/orang (jika rombongan)

Sisanya? Bisa dihemat sampai maksimal ^^.