Belum ke Jakarta kalau belum ke Dunia Fantasi (Dufan) hehehe. Ngga berlebihan kok, ini bener banget adanya. Minimal pernah deh orang Jakarta atau yang tour ke Jakarta sekali aja masuk Dufan. Saya tau persis, setiap ada study tour dari daerah di luar Jakarta, Dufan selalu masuk dalam list kunjungan. Wahana tempat bermain ini tadinya satu-satunya dan pertama yang berskala nasional. Dengan dua puluh tujuh wahana di lahan Taman Impian Jaya Ancol, tempat ini selalu dijadikan alternatif untuk mengisi liburan. Tentu saja yang memiliki tinggi badan diatas seratus dua puluh dan bebas dari penyakit jantung hehehe.

Saya sendiri mungkin sudah ngga kehitung berapa kali main ke Dufan untuk sekedar main bersama teman-teman satu genk atau bersama keluarga. Kalau sekarang karena punya anak balita, stop dulu deh main kesitu. Karena selain percuma ngga ada yang bisa dinikmati wahananya dan juga masih terlalu kecil untuk keliling jalan kaki di Dufan yang sangat luas.

Nama-nama wahananya yang terbilang unik juga pasti udah pada ingat, seperti Halilintar, Kora-kora, Histeria, Arung Jeram, dan wahana lainnya. Walaupun dibukanya pada tahun 1985 ( wih seumuran saya dong hehehe), area Dufan dan permainannya tidak lekang oleh waktu. Ini karena PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk selaku pengelola bisnis Dufan selalu memperbaharui dan mengikuti perkembangan dari tren permainan yang lebih banyak dikonsepkan sebagai kawasan Edutainment.

Dufan selalu memiliki program pembaharuan dimana salah satunya adalah meluncurkan wahana baru setiap tahunnya. Kadang walaupun tidak selalu wahana, selalu ada hal baru yang menjadi daya tarik tersendiri dalam mempromosikan Dufan sebagai kawasan wisata. Dan tahun 2014 ini, Dufan memberikan persembahan istimewa yaitu dibukanya wahana terbaru yang diadopsi dari film animasi populer Ice Age. Wahana yang sudah disiapkan semenjak Desember 2013, akhirnya dapat dibuka kemarin tanggal 10 April 2014.

Beruntungnya saya sebagai seorang blogger yang tergabung dalam komunitas Blogger Reporter, mendapatkan kesempatan untuk meliput proses launching dan pembukaan dari wahana yang hanya ada di dua negara yaitu Indonesia dan Jerman. Acara seremoni pembukaan wahana ini rame dihadiri oleh media, blogger, undangan, dan para keluarga dari PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk yang pertama kali menikmati dinginnya berpetualang menuju jaman es. Acara seremoni berlangsung sangat meriah. Mulai dari pembukaan dari Bapakย Gatot Setyo Waluyo selaku Direktur Utama PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk, acara hiburan band lokal Ancol, barisan marching band Ancol, flash mob dari banyak penari, dan juga ada parade karakter animasi Ice Age seperti Manfred, Sid, Diego, dan tidak lupa Bekantan si maskot Dufan.

Acara tentu saja berlangsung seru dan meriah. Apalagi yang membawakan acara Fitri Tropika dan Deri penyiar Trax FM. Sebelum acara seremoni berlangsung, press conference dilakukan terlebih dahulu untuk pengenalan wahana Ice Age dimana sebagai pembicara adalah Bapak Winarto selaku Direktur Pemasaran PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk, Mr. Harley Bostock selaku Vice President White Water Branson, Ibuย Catharina Suryowati selaku Komisaris, dan juga ngga lupa hadirnya Kisti sebagai pengunjung setia Dufan yang mendokumentasikan Dufan melalui Youtube dengan sangat apik.

Hohoho lagi-lagi saya dan teman-teman blogger beruntung sekali, bisa menikmati wahana terbaru untuk pertama kali dan juga bisa keliling Dufan dengan cap Kepala Bekantan. Iya kepalanya, yang artinya bahwa kami menikmati Dufan sebagai pengunjung premium yang diutamakan menaiki wahana apa saja tanpa harus mengantri hihihi. Sayangnya memang usia tidak bisa bohong ya, kalau dulu saat masih berumur sekitar dua puluhan kita masih mampu menaiki wahana yang memacu adrenalin, tampaknya saat ini sudah harus mulai slowing down hahaha.

Ice Age Sid’s Arctic Tours – Indonesia’s First Frozen Adventure

Apa yang ada dibenak kita kalau mendengar kata Antartika. Iyes, dingin, beku, dunia es. Kalo yang udah nonton Ice Age, pasti tau ceritanya tentang binatang prasejarah yang menemukan seorang bayi kecil belahan dunia di kutub utara yang semuanya adalah es. Jaman prasejarah dimana ketakutan akan es mencair menjadikan inspirasi wahana yang lisensinya dipegang oleh 20th Century Fox. Kita bakal diajak berpetualang di tempat yang suhunya enam belas derajat (hmm masih belum dingin ya hehehe) menyaksikan bagaimana ada kejadian es mencair dan ditemani oleh binatang prasejarah yang imut seperti mammoth, sloth, dan smilodon. Tidak lupa ada juga dinosaurus yang ikut menemani hehehe.

Seperti wahana sebelumnya yang bertipe petualangan, kita diajak menonton film pembuka untuk tau jalan ceritanya. Kemudian, beramai-ramai dengan maksimal sepuluh orang kita diajak menaiki kapal dan menyusuri air sungai yang dikanan kirinya ada televisi digital besar dan robot raksasa yang bersuara. Pantas saja, untuk menaiki wahana ini diharuskan bertinggi seratus centimeter dan juga tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Kita akan dikejutkan dengan suara-suara, air yang menciprat, dan jalur naik turun yang terkadang membuat kaget. Belum lagi kegelapan yang makin menunjukkan suasana mencekam akan kejadian mencairnya es di kutub utara.

 

Jujur saya pikir bakal ada salju atau dinginnya sedingin lemari es yang mencapai sepuluh atau bahkan lima derajat hehehe. Berhubung memang Jakarta panas, sebetulnya dingin di dalam indoor wahana tidak begitu berasa. Saya juga mengharapkan pertualangan yang berbeda dari wahana serupa yang lokasinya sama persis disitu. Agak muluk memang kalau saya mengharapkan jenis petualangan seru seperti wahana Transformer di negara tetangga. Tapi lagi-lagi sepertinya wahana ini cocok untuk yang baru pertama kali masuk Dufan, bukan yang seperti saya yang sudah biasa masuk Dufan hehehe.

Emak emak menikmati Arung Jeram – Dufan

Tapi sekali lagi, bukan hanya pengalaman seru saja yang ada di Dufan, keakraban dan keceriaan teman-teman blogger membuat saya merasakan senangnya berkumpul dan menjadikan #IniDufanKami sebagai tempat bermain bersama. Apalagi bertepatan dengan Ulang Tahun saya yang ke Tiga puluh hihihi. Membuat saya bersyukur bisa mendapat kesempatan bermain dan bercengkrama dengan teman-teman satu hobi yang #NeverEndingFun dan tentunya #MemorableMoment.

Kalau anak-anak saya sudah memasuki usia belasan, saya pasti akan mengajaknya berpetualang di Dunia Fantasi dan menikmati sensasi memacu adrenalin dengan wahana-wahana yang ada di Dufan.