Sebetulnya, saya lupa-lupa ingat tentang film Terminator ini. Maklum usia masih muda banget dan ngga boleh nonton film dewasa *eaaa. Yang paling saya tau, disinilah saya mengenal Arnold Schwarzenegger. Sebuah robot yang entah dari mana datangnya dan bercerita mengenai apa filmnya. Totally lost tentang Terminator. Dan sebetulnya ngga tertarik nonton juga karena merasa kalau film Terminator Genisys ini adalah lanjutan dari serial sebelumnya.

Tapi, begitu ada undangan nonton bareng di MAXX BOX Lippo Village tentunya ngga akan saya lewatkan dong. Secara cuma selemparan batu aja deketnya wekekek. Dan waktu itu kebetulan di bulan puasa. Pasti bakalan menyenangkan ngabuburit sambil nonton. Apalagi ngga sembarangan nonton di layar biasa. Di undangan tertera akan menonton di layar Ultra XD. Woww, makin penasaran kan seperti apa layarnya. Kalau biasa nonton tv kabel yang saluran HD dan cuma 42 inch, gimana rasanya ya nonton bioskop yang HD?

ultraxd

Setelah saya nonton filmnya, saya jadi merasa lega. Ternyata ngga perlu tau kisah-kisah sebelumnya loh. Karena filmnya merupakan rangkaian kisah dari film sebelumnya dan menjadi kesatuan cerita yang utuh dan menarik. Seru banget sih saya bilang. Padahal ngga begitu suka action movie, tapi memang agak menggilai science fiction movie.

Sinopsis Terminator Genisys

Back in time dari tahun 2029 ke tahun 1984 seharusnya ada perbedaan yang besar. Akan tetapi saat Kyle Reese kembali dengan mesin waktu, semuanya berubah. Bahkan ada robot T-1000 yang sudah siap menunggunya untuk membunuh Kyle. Untung saja saat itu Sarah Connor yang merupakan misi kedatangannya, datang tepat waktu untuk menolong.

"Terminator Genisys" by Source. Licensed under Fair use via Wikipedia - https://en.wikipedia.org/wiki/File:Terminator_Genisys.JPG#/media/File:Terminator_Genisys.JPG
“Terminator Genisys” by Source. Licensed under Fair use via Wikipedia – https://en.wikipedia.org/wiki/File:Terminator_Genisys.JPG#/media/File:Terminator_Genisys.JPG

Tidak disangka T-800 yang dipanggil Pops oleh Sarah, adalah seorang Terminator yang diprogram untuk melindungi Sarah sedari kecil. Kenapa Sarah Connor begitu berharga untuk dilindungi? Karena beliau adalah ibu dari John Connor seorang pejuang di masa depan yang sangat ditakuti oleh Skynet, sebuah kepintaran buatan yang mampu mengendalikan semua robot untuk kepentingan menguasai bumi.

Dan pada saat Kyle Reese menggunakan mesin waktu untuk kembali ke 1984, ternyata terjadi sesuatu pada John yang mengakibatkan perubahan besar-besaran di masa lalu. Sehingga rencana menjadi berubah total karena tidak sesuai dengan masa lalu yang dialami John Connor saat dia masih kecil. Saat itulah ada rencana besar untuk menghancurkan Skynet, bahkan sebelum ditemukan dan saat itu bernama Genisys.

Perjalanan waktu berlanjut ke tahun 2017. Sebuah tahun di masa depan yang semua saling terhubung melalui gawai masing-masing. Tanpa disadari hal tersebut akan menjadi berbahaya. Karena akan mampu terkoneksi dan mengendalikan sebuah teknologi yang mampu menghancurkan umat manusia, yaitu nuklir. Itulah yang terjadi di tahun 2029. Di mana sudah tidak ada lagi keindahan di muka bumi yang tersisa. Kejadian itu diingat sebagai Judgement Day.

Misi berikutnya yang dijalankan Kyle dan Sarah beserta Pops di tahun 2017 adalah menghancurkan Skynet yang akan diluncurkan. Sebuah program pintar (Genisys) yang dianggap sebagai kecanggihan teknologi terbaru yang menghubungkan setiap manusia di setiap tempat. Akan tetapi hanya mereka yang mengerti betapa berbahayanya Skynet ini.

Tanpa disangka, John ikut kembali ke tahun 2017 dan bertemu dengan Kyle dan Sarah yang tidak lain adalah orang tuanya sendiri. Akan tetapi, transformasi John dari manusia biasa menjadi Terminator T-3000 membuat mereka dalam jalur yang berbeda sehingga terjadi konflik. John yang melindungi Skynet harus bertarung dengan orang tuanya sendiri yang akan menghancurkan Skynet.

Nonton di Ultra XD Cinemaxx

Gimana rasanya menonton film action dengan resolusi tinggi dan sound yang luar biasa menggelegar? Luar biasa dan puas banget saat saya menonton di layar Ultra XD. Pengalaman baru dan keren ini hanya bisa ditonton di MAXX Box Lippo Village. Iya di area hiburan persis di depan Mal Lippo Karawaci sebelum McDonald itu ada Bioskop Cinemaxx yang ke 11. Istimewanya adalah bioskop tersebut merupakan satu-satunya cinema di Indonesia yang dilengkapi layar Ultra XD.

Pada tanggal 1 Juli 2015, saya kebetulan diundang soft opening Cinemaxx sekaligus nonton film Terminator Genisys bareng dengan para media dan blogger. Dan kesan pertama saat memasuki ruangan bioskop Ultra XD tersebut adalah takjub luar biasa. Di mana layar raksasa tersebut merupakan teknologi terbaik dengan luas yang setara 370 layar LCD 55 inci. Apalagi teknologi soundnya juga dilengkapi dengan Dolby Atmos dan sistem proyeksi gambarnya menggunakan Dual Digital Projection. Gila, pengalaman nonton yang MAXX abis kan ya.

Ngga mau mati penasaran, akhirnya saya nyoba yang versi 3D. Niat banget keesokannya saya kembali lagi dengan tiket gratisan di gudibek untuk menonton ulang. Dan hasilnya, gilaaa keren abis. Lewat deh nonton di bioskop yang masih analog banget apalagi cuma nonton di rumah. Tampilan grafis 3D-nya terlihat sangat nyata. Belum lagi karena ini adalah adegan action, suaranya betul-betul menggelegar. Kalau biasanya capek banget nonton 3D, tapi kalo nonton di Ultra XD beneran bikin betah dan ngga membuat mata capek.

Cinemaxx MAXX BOX Lippo Village

Saat konferensi pers pembukaan bioskop Cinemaxx, hadir Ibu Infany Suryadji yang menjelaskan panjang lebar mengenai konsep Cinemaxx MAXX BOXX Lippo Village. Ada yang berbeda dari tempat hiburan bioskop lainnya. Yaitu adanya Hyperstation yang merupakan layar besar yang sangat interaktif. Layar ini terdiri dari beberapa LCD touch screen yang dapat dipakai oleh pengunjung. Bisa untuk melihat trailer film, jadwal film, bahkan bermain game. Konsep dari Hyperstation ini adalah komitmen untuk menghadirkan Big Picture, Big Sound, serta Maxximum Movie Experience.

Anthony Sondakh, Deputy CEO Cinemaxx (kiri) Infany Suryadji, Marketing Communication Cinemaxx (tengah) Mohit Dubey, COO Cinemaxx (kanan)

Yang tidak kalah menariknya adalah adanya Immersive Corridor menuju layar Ultra XD yang menampilkan trailer film, animasi, dan juga jadwal film. Di depan layar besar ini, terdapat tempat duduk yang cozy abis sambil menunggu jadwal film diputar. Layar yang ada di Cinemaxx ini terdiri dari 9 layar. Terdiri dari 5 layar regular, 2 layar Cinemaxx Gold, dan 2 layar Ultra XD. Semua layarnya berformat 2D dan 3D.

Dan lagi-lagi karena beruntungnya saya memenangkan voucher tiket nonton Gold, saya bakal merasakan pengalaman eksklusif dalam menonton film. Cinemaxx Gold, merupakan pengalaman menonton yang sangat mewah. Mulai dari kursi kulit yang seperti sofa premium karena dapat disesuaikan tempat duduknya. Kemudian ada bantal dan selimut yang lembut, meja yang dapat diputar, bahkan ada USB Port Chargernya juga. Oia kita juga bisa pesan makanan dan dinikmati sambil menonton bioskop. Wuih seru banget kan.

Di acara soft opening tersebut juga hadir Yayan Ruhian yang sudah sangat terkenal di film Merantau dan The Raid. Kang Yayan Ruhian yang terlihat santai ini akan hadir dalam film terbarunya yaitu Yakuza Apocalypse. Sebuah film berskala Internasional yang disutradarai oleh Takashi Miike. Dan pastinya akan lebih seru kalau menontonnya di Cinemaxx MAXX BOX Lippo Village ^^.