Kegiatan menyetrika sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Saya pribadi paling suka menggunakan baju yang licin dan rapi. Dan tidak hanya pakaian luar saja, akan tetapi juga pakaian dalam. Sudah sangat terbiasa dan wajib hukumnya menyetrika baju, karena rasanya memakai baju yang lecek menimbulkan kesan yang sangat tidak nyaman. Bahkan daster kesayangan yang warnanya sudah pudar pun tetap wajib untuk disetrika.

Tapi sayangnya, banyak waktu yang lumayan terbuang saat melakukan kegiatan menyetrika ini. Paling tidak dalam dua hari sekali ada cukup baju yang lumayan banyak untuk dirapikan. Belum lagi karena keterbatasan kemampuan alat setrikanya, bisa lebih lama waktunya karena suka kejadian serat dalam pakaian tidak ikut menjadi licin. Dan saya mengakui, saya ngga cukup jago untuk kegiatan setrika-menyetrika ini. Untuk bisa betul-betul menyetrika dengan sempurna, butuh me time yang rada serius hehehe. Iya serius, jadi saya bisa mengunci kamar dulu, memasang speaker phone dan menyetel musik kesukaan supaya lebih enjoy dalam menyetrika baju.

Sepertinya, saat ini kegiatan setrika menyetrika saya akan menjadi lebih mudah dan lebih hemat waktu. Apalagi kalau bukan karena Steam Iron Philips. Terobosan terbaru dari Philips ini, sangat membantu para ibu-ibu yang wajib menyetrika bajunya dengan hasil yang licin dan hemat waktu. Setrika yang didesain khusus untuk Indonesia dengan watt rendah ini memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh setrika jenis lain.

steam-iron1

Steam Iron dengan Fungsi 2 in 1

mariaPada saat saya diundang ke acara peluncuran setrika hari Rabu 27 Mei 2015 di Plaza Senayan bersama teman-teman blogger lain, saya dikenalkan dengan konsep baru tentang menyetrika dengan menggunakan uap. Sesuatu yang masih sangat baru, karena jarang sekali orang Indonesia menggunakan uap untuk menyetrika. Adalah Ibu Maria Simanjuntak selaku Marketing Manager dari Philips Indonesia yang menjelaskan tentang produk baru dari Philips ini.

Philips memiliki produk untuk kebutuhan Garmen Care, di mana produk yang diluncurkan merupakan produk yang relevan bagi masyarakat Indonesia. Karena pakaian tentunya menjadi salah satu kebutuhan yang tidak terpisahkan. Apalagi dengan adanya berbagai macam pakaian yang memerlukan perawatan ekstra. Tapi sayangnya, karena perawatan setrika ini menjadi tanggung jawab si embak, terkadang baju menjadi salah treatment. Entah karena tidak paham atau setrikanya yang sudah berumur sehingga ada permasalahan tapak setrika yang sudah gosong atau pun terkelupas.

Proses setrika adalah proses menghilangkan kerut dengan mengaplikasikan panas dan uap pada sela-sela pakaian. Sehingga pori-pori pakaian menjadi licin yang hanya dapat dilakukan dengan uap saja, tidak bisa hanya dengan proses setrika kering biasa. Karena hal inilah, maka diciptakan alat setrika yang memiliki fungsi ganda. Yaitu dry-nya untuk masyarakat Indonesia yang 97% menggunakan setrika kering dan steam untuk mempercepat proses penghalusan kerut dengan uapnya. Selain itu juga steam iron uap untuk pakaian yang memerlukan perawatan ekstra dan juga fungsi keringnya untuk perawatan pakaian sehari-hari.

Philips meluncurkan steam iron untuk mengatasi masalah pakaian yang memerlukan perawatan ekstra dan untuk pakaian sehari-hari. Bedanya dengan alat setrika yang lain adalah setrika ini berfungsi ganda. Dan seperti biasa, menyetrika adalah kegiatan yang paling menyita waktu. Tapi dengan menggunakan steam iron ini, menurut penelitian akan mampu menghemat waktu sebesar 30%. Karena apa? karena fungsi steamnya akan mampu menghaluskan kerut lebih cepat. Jadi benar-benar bisa hemat waktu dan tenaga nih untuk menyetrika.

Philips mengeluarkan produk steam iron sebetulnya sejak tahun 1958, namun baru kali ini meluncurkan untuk pasar Indonesia. Karena karakteristik masyarakat yang unik, jadi produk pun juga menyesuaikan. Khusus untuk masyarakat Indonesia pada umumnya, steam iron yang diluncurkan dengan jenis GC1418 memiliki watt yang cukup rendah yaitu 400 watt. Cocok digunakan di rumah pada umumnya. Dan juga memiliki berat yang cukup ringan sehingga mudah untuk diaplikasikan.

Untuk pilihan lainnya, ada GC1020 yang memiliki performance lebih baik karena mengeluarkan uap terus menerus sehingga pakaian menjadi cepat licin. Sayangnya, daya yang dibutuhkan cukup besar yaitu 1800 watt. Dan ada juga GC2960 yang memiliki daya 2400 watt tapi memiliki safety auto off, yang pada saat setrika tidak digunakan akan mati secara otomatis.

Pentingnya Perawatan Pakaian

ria-mirandaMerawat pakaian kadang sering diabaikan karena ketidaktahuan tentang perawatan yang diperlukan setiap pakaian. Karena itu, Mba Ria Miranda dalam acara peluncuran Steam Iron Philips menjelaskan beberapa hal penting dalam perawatan pakaian yang harus kita perhatikan. Sehingga pakaian yang kita beli dapat terawat dengan baik dan menjadi awet dalam pemakaian.

Mba Ria Miranda sendiri dikenal seorang Moslem Hijab Wear Designer. Memiliki tiga clothing line yang terdiri dari Ria Miranda Daily, Ria Miranda Regular, dan Ria Miranda Premium. Ketiga label tersebut memiliki pangsa pasar dan harga yang berbeda. Adapun perawatan ketiganya juga berbeda karena menyesuaikan bahan dari pakaian tersebut.

Untuk Ria Miranda Daily, mayoritas berbahan katun dan mudah perawatannya. Cukup dengan dry iron saja dan juga dapat menggunakan mesin cuci untuk mencucinya. Akan tetapi perlakuan berbeda dengan line Ria Miranda Regular yang beberapa bahan dari kain satin ataupun shifon. Kain jenis ini dapat dirawat dengan steam iron dan hanya boleh dicuci dengan tangan, tidak boleh mesin. Sedangkan untuk label premium, bahan berkualitas tinggi digunakan di label ini. Mulai dari payet, silk, serat alami seperti tumbuh-tumbuhan sehingga diperlukan garmen steamer untuk menghilangkan kerut-kerut halus.

Pada dasarnya, setiap pakaian selalu ada label yang menjelaskan bagaimana perawatannya. Apakah bisa dicuci dengan mesin atau harus tangan. Kemudian derajat panas dinginnya air juga harus diperhatikan. Dan terutama perawatannya pada saat setrika. Apakah dapat disteam atau hanya dry iron saja, tentunya dengan tingkat panas yang berbeda-beda.

Wuih kelihatannya ribet ya. Tapi perlu juga sih diperhatikan bagaimana cara merawat pakaian dengan baik dan sesuai dengan label petunjuk perawatannya. Kan sayang banget, misalnya punya pakaian berbahan premium terus tidak dirawat dengan baik. Jadinya hanya bisa sekali pakai saja. Penting ternyata untuk memperhatikan perlakuan yang berbeda bagi setiap pakaian agar terawat dengan baik dan awet.