“Saya terharu hari ini.”

“Ingin berbicara banyak tapi tidak sanggup.”

Bapak Garibaldi Thohir atau yang biasa dipanggil Boy Thohir membuka perbincangan dengan para blogger setelah acara berlangsung. Seorang Presiden Direktur Adaro Energy, sebuah perusahaan besar di bidang pertambangan menyampaikan kepeduliannya yang tinggi kepada anak yatim.

Saat itu, kami yang mendengar penuturan Bapak Boy Thohir ikut merasakan ketulusannya berbagi. Bagaimana Bapak Boy Thohir menceritakan kalau beliau ikut merancang acara yang memang ditujukan untuk menyenangkan anak yatim. Bahkan saya mendengar dalam kata sambutan, bahwa acara buka puasa bersama anak yatim akan terus diadakan setiap tahunnya.

Bapak Boy Thohir menuturkan, pada saat duduk bersebelahan dengan salah satu anak yatim. Beliau bertanya, menunjukkan keheranan kenapa anak itu hanya memakan burger yang ada dan membawa bungkusan plastik. Jawabannya sungguh membuat tercekat. Karena ayam dan kentang yang dibawa pulang akan diberikan kepada ibunya. Itulah kenapa, Bapak Garibaldi Thohir tidak sanggup berkata-kata lagi.

Terkadang, ada hal-hal yang kita makan atau gunakan sehari-hari terlihat biasa saja. Akan tetapi akan jauh berbeda hasilnya bila hal tersebut memang ditujukan untuk orang yang membutuhkan. Sesederhana makanan siap saji yang biasa kita makan, namun akan jauh lebih berharga diberikan kepada mereka yang mungkin belum pernah sekalipun memakannya.

Money Can’t Buy Reputations – Garibaldi Thohir, Presiden Direktur Adaro Energy

Diakui oleh Bapak Garibaldi Thohir, bisnis pertambangan sedang tidak baik. Harganya menurun drastis seiring dengan demand yang kurang namun supply terus bertambah. Akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan niat Bapak Garibaldi Thohir untuk tetap menyelenggarakan acara buka puasa bersama anak yatim. Kalau tahun lalu jumlahnya 500 anak, tahun ini jumlahnya dilipatgandakan menjadi 1000 anak yatim.

Tidak hanya karena reputasi Adaro Energy, namun konsistensi bersedekah dan doa anak yatim diyakini akan mampu membantu masalah yang ada. Bahkan Bapak Garibaldi Thohir mengetahui persis kalau uang tidak akan mampu membeli reputasi. Namun nama baik akan datang seiring dengan hal yang telah kita lakukan. Hal tersebut yang selalu dijaga oleh Bapak Garibaldi Thohir.

Kesuksesan yang diraih oleh Bapak Garibaldi Thohir tentunya bukan tanpa usaha. Beliau sangat berterima kasih kepada ibunda yang telah mendidiknya hingga mampu bekerja dengan baik hingga mencapai pada posisi saat ini. Selain itu juga, komitmen terhadap mitra kerja, menjaga kepercayaan, dan bekerja dengan benar menjadi pegangan Bapak Garibaldi Thohir untuk terus menjaga reputasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Dibalik ketegasan dan analisa yang tajam dalam bisnis, Bapak Garibaldi Thohir ternyata sangat low profile dan sangat mencintai keluarganya. Beliau selalu berpesan kepada kedua anak perempuan kembarnya, untuk mencari seorang pendamping yang tepat. Hal itu juga ditujukan untuk para blogger perempuan yang belum menikah, yang ikut berbincang santai di malam itu. Kuncinya adalah menemukan laki-laki yang baik dan bertanggung jawab, sehingga masa depan akan terjamin.

Teladani Pemimpin Yang Amanah, Rendah Hati, Jujur, dan Berani

Dengan hikmah ramadhan, tema tersebut mengenai pemimpin menjadi tajuk dalam acara Buka Puasa bersama 1000 Anak Yatim Grup Adaro 2015. Acara yang didominasi baju warna putih ini, diadakan di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Kuningan pada tanggal 22 Juni 2015 kemarin.

Anak yatim dari berbagai panti asuhan di Jakarta terhibur dengan acara yang memang dikhususkan untuk anak-anak. Mulai dari makanan siap saji favorit anak-anak, penceramah yang kocak, sampai hiburan superhero yang sangat disukai oleh anak-anak.

Kesuksesan acara ini tentunya tidak terlepas dari campur tangan Presiden Direktur Adaro Energy, Bapak Garibaldi Thohir. Seorang pemimpin yang amanah dengan tanggung jawabnya membawahi ribuan karyawan dan selalu menjaga kepercayaan dari berbagai mitra kerja dalam dan luar negeri.

Bapak Garibaldi Thohir memastikan bahwa acara yang dibuat memang akan sangat menghibur anak-anak. Seperti misalnya dua tahun lalu Adaro Energy mengundang Cherrybelle, dan Coboy Junior di tahun lalu. Bapak Garibaldi Thohir mengakui, bahwa beliau ikut merasakan dan berusaha jika menjadi anak-anak tersebut apa yang diinginkan. Bahkan pemilihan makanan cepat saji favorit anak-anak juga menjadi pertimbangan besar saat itu.

Dalam pidato singkatnya, Bapak Garibaldi Thohir berjanji akan terus konsisten tiap tahun menyelenggarakan acara ini karena beliau percaya, sedekah menjadi bagian dari kesuksesan. Tidak lupa, Bapak Garibaldi Thohir juga meminta doa dari ribuan anak yatim yang hadir untuk kesembuhan bapak beliau yang sedang terbaring sakit. Sungguh, saya merasa merinding saat itu.

Di tengah keadaan tanpa bapak atau ibu, anak-anak yatim masih terus bersemangat menjalani hari demi hari. Dengan berlandaskan agama, mereka yakin bahwa anak yatim akan selalu dicintai dan menjadi jalan atas doa-doa yang mereka panjatkan. Mereka masih bisa bersekolah dan bermain dengan teman-teman seusianya serta memiliki keceriaan yang sama.